foto-foto aktiviti dakwah dan kemanusiaan

foto-foto aktiviti dakwah dan kemanusiaan
Showing posts with label Bulan merdeka. Show all posts
Showing posts with label Bulan merdeka. Show all posts

Wednesday, September 2, 2009

NAJIB, HISHAMUDDIN DAN MENTERI LUAR MALAYSIA TOLONG JAWAB!!

IKRAR: (Ikatan Kebajikan Rakyat). Badan bebas dan non partisan. Fokus kepada nasib dan kebajikan rakyat.

52 Tahun Malaysia, 116 Situs Malaysia Di-hack
Selasa, 01 September 2009 20:10 WIB

Jakarta, (tvOne)

Menyambut ulang tahun kemerdekann Malaysia, sejumlah cracker asal Indonesia memberi hadiah kejutan. Ratusan situs asal negeri Jiran tersebut diubah tampilannya, alias deface.

“Hari ini tepat tangal 31 Agustus 2009, Negara yang sangat tidak creative, negara yang suka mencuri kebudayaan indonesia, negara yang warganya suka menjadi dalang pengeboman di indonesia, negara yang telah banyak menyiksa saudara kita para TKI yang menumpang mencari nafkah di negara tersebut, negara yang telah melecehkan lagu kebangsaan kita, negara yang telah banyak menghina-hina indonesia di internet, negara yang telah mencuri pulau sipadan & ligitan dari negara kita, negara yang telah banyak memasuki perairan kita tanpa izin, negara yang mendapatkan kemerdekaan nya dari inggris, telah merayakan hari kemerdekaan negaranya.

Kami sebagai warga negara indonesia yang baik akan ikut memeriahkan kemerdekaan negara tersebut dengan cara kami sendiri. Yah tepat cara kami sendiri, Cara kami memeriahkan hari ulang tahun negara tersebut adalah dengan melakukan mass deface terhadap site-site negara tersebut. Berikut list site-site negara tersebut yang telah berhasil kami ambil alih.”

http://kurniakebal.com/indonesia.html
http://goiyoo.com/indonesia.html
http://nckt.com.my/indonesia.html
http://waittsb.com/indonesia.html
http://avowstech.com/indonesia.html
http://lmhwee.com/indonesia.html
http://goodcarelab.com/indonesia.html
http://interisland-sg.com/indonesia.html
http://ubiq1.com/indonesia.html
http://repfon.com/indonesia.html
http://academyadelphi.com/indonesia.html
http://tinmine-kl.com/indonesia.html
http://topsstudio.com/indonesia.html
http://winstravel.com.my/indonesia.html
http://rightgoals.com/indonesia.html
http://h20creative.com/indonesia.html
http://ahar-law.com/indonesia.html
http://jointtm.com/indonesia.html
http://venkat-transport.com.my/indonesia.html
http://msvfoods.com/indonesia.html
http://berjayabintangtimur.com.my/indonesia.html
http://newviking.com.my/indonesia.html
http://exaprisemm2h.com/indonesia.html
http://lucaschua.com/indonesia.html
http://anarkalihairdye.com/indonesia.html
http://wengsong.com.my/indonesia.html
http://ketravel.com.my/indonesia.html
http://relprosurgical.com/indonesia.html
http://txmservices.com/indonesia.html
http://stetsgroup.com/indonesia.html
http://justcerdik.com/indonesia.html
http://malaysiawelove.com/indonesia.html
http://murugantrading.com/indonesia.html
http://nbkinterior.com/indonesia.html
http://cherngfong.com/indonesia.html
http://yeenanthamleong.com/indonesia.html
http://pes-sg.com/indonesia.html
http://ixpdev.com/indonesia.html
http://pesonasenifoto.com/indonesia.html
http://bagsmalaysia.com/indonesia.html
http://jobsu1.com/indonesia.html
http://freecheapsite.com/indonesia.html
http://rnrengr.com/indonesia.html
http://HYH-ASEAN.org/indonesia.html
http://muzakraf.com.my/indonesia.html
http://PinnacleRestDemand.com/indonesia.html
http://dmarc.com.my/indonesia.html
http://I-PResources.com/indonesia.html
http://pms.com.my/indonesia.html
http://digilife.com.my/indonesia.html
http://fengshui.net.my/indonesia.html
http://pactechnologies.com.my/indonesia.html
http://rit.com.my/indonesia.html
http://propertiesu1.com/indonesia.html
http://msvfoods.com/indonesia.html
http://PinnacleRestDemand.com/indonesia.html
http://pumpkinproject.com/indonesia.html
http://nfirc.com/indonesia.html
http://rezamyt.com.my/indonesia.html
http://youth.org.my/indonesia.html
http://sjkckk2.edu.my/indonesia.html
http://soulart.com.my/indonesia.html
http://brilliantbag.com/indonesia.html
http://privilegenetwork.com/indonesia.html
http://remcorporation.com/indonesia.html
http://fxcmindonesia.com/indonesia.html
http://milaandbarton.com/indonesia.html
http://fxcmmalaysia.com/indonesia.html
http://fastrekglobal.com/indonesia.html
http://MORINOKAZE.COM.MY/indonesia.html
http://auto-charge.net/indonesia.html
http://nldlajpbranch.com/indonesia.html
http://sistersinislam.org.my/indonesia.html
http://plastechind.com/indonesia.html
http://healin.com.my/indonesia.html
http://citrineone.com/indonesia.html
http://indiavisa.com.my/indonesia.html
http://sgivacationclub.com/indonesia.html
http://wingspan.com.my/indonesia.html
http://kbc.com.my/indonesia.html
http://ippbm.gov.my/indonesia.html
http://coolcreative.com.my/indonesia.html
http://muzaventures.com/indonesia.html
http://winarich.com/indonesia.html
http://hydro-k.com/indonesia.html
http://laya.com.my/indonesia.html
http://lifecare2u.com/indonesia.html
http://al-faizeen.com.my/indonesia.html
http://klys.com.my/indonesia.html
http://muzaventures.com/indonesia.html
http://bionet-int.com/indonesia.html
http://egift.com.my/indonesia.html
http://fefi-bags.com/indonesia.html
http://nexxone.com/indonesia.html
http://jsloostudio.com/indonesia.html
http://topsstudio.com/indonesia.html
http://pdaunion.com.my/indonesia.html
http://focusarchitect.com/indonesia.html
http://dmn.com.my/indonesia.html
http://digilife.com.my/indonesia.html
http://youth.org.my/indonesia.html
http://sjkcfoonyew4.edu.my/indonesia.html
http://bagsmalaysia.com/indonesia.html
http://myfesclan.com/indonesia.html
http://huzzen.com/indonesia.html
http://equrus.com/indonesia.html
http://izymix.com/indonesia.html
http://sjkcfoonyew1.edu.my/indonesia.html
http://ypchua.com/indonesia.html
http://freecheapsite.com/indonesia.html
http://modtech-audio.com/indonesia.html
http://www.rondemo.com/
http://stu.org.my
http://globalmarine.com.my
http://www.mgpskuantan.edu.my
http://artside.info/

Semoga dihari ulang tahunnya ini, negara tersebut dapat menjadi lebih baik, lebih creative, tidak suka mencuri lagi dan tidak sombong lagi. Terima kasih kepada teman-teman di ServerIsDown, MainHack Brotherhood, Indonesian Coder, YogyaCarder Link dan semua teman-teman underground indonesia yang telah banyak memberikan support kepada kami.”

Pesan diatas disampaikan oleh kelompok peretas yang mengaku telah mengubah tampilan situs-situs asal Malaysia. Tercatat, 116 situs milik berbagai organisasi, mulai dari situs departemen pendidikan Malaysia sampai pariwisata sudah diubah tampilannya. Pesan seperti berikut muncul di beberapa situs di atas:


“Hacked By INDONESIA

Ini dadaku, mana dadamu?

Kalau Malaysia mau konfrontasi ekonomi
Kita hadapi dengan konfrontasi ekonomi

Kalau Malaysia mau konfrontasi politik
Kita hadapi dengan konfrontasi politik

Kalau Malaysia mau konfrontasi militer
Kita hadapi dengan konfrontasi militer

Soekarno, 1963”


Saat ini sebagian admin situs-situs di atas sudah mengembalikan tampilan situsnya ke kondisi awal. Sementara siang ini, situs tempat berkumpulnya para peretas tersebut sudah tidak dapat diakses karena kehabisan bandwidth akibat banyaknya pengunjung.((VIVAnews.com)

HR9808:
2 OGOS

Imej Malaysia di mata rakyat dan negara Indonesia amat rendah sekali. Tak rasa maluke wahai PM, TPM dan jajaran menteri Malaysia yang sombong angkuh bongkak dengan rakyatnya sendiri dan juga dengan negara jiran. Sebagai warga Malaysia yang bermaruah, kami menolak kezaliman dalam bentuk apa sahaja yang telah dilakukan oleh pemerintah Malaysia terhadap warga Indonesia dan negara Indonesia. Kami menyokong desakan ini dan turut membantu mendesak pemerintah Malaysia dari dalam. Mereka harus ditumbangkan agar wujud pemerintah baru yang tahu menghormati manusia lain.Imej buruk ini makin parah dan terbukti rakyat Malaysia sudah siap untuk menolak mereka yang berkuasa sekarang. Jalan lain nampaknya tidak berkesan bahkan mereka masih bermain dengan kepura-puraan.

Sekarang mereka cuba membuat heboh soal perkauman yang mereka sendiri sebagai pemain peran utama di belakang. Ayuh saudara ku di Indonesia kita saling bergandingan bagi merebahkan pemerintah yang tidak tahu hormat kepada manusia lain. Banyak negara di dunia sudah sedar sebenarnya Malaysia bukanlah sebuah negara demokratik yang sebelum ini dinobatkan tetapi di sinilah bersarangnya hipokrit. Rakyat yang baik ditangkap, ditindas, disiksa, dirampas negerinya dan mereka berbuat seenaknya sahaja. Masanya sudah tiba saudara di Indonesia memulakan langkah melalui internet dan kami berharap pesan tegas ini sampai ke cuping telinga pemimpin Malaysia yang masih degil.Kami siarkan mesej ini agar teman di Malaysia memahaminya betapa teruknya situasi ini .

Imej mereka di Malaysia..sekat para wakil rakyat bermesyuarat di dewan dan memperkudakan pihak kepolisian. Apakah ini maruah satu Malaysia? Ya inilah kesombongan dan kezaliman. Maka jika dengan wakil rakyat saja mereka bisa lakukan bermacam jenis kezaliman sudah tentu lebih buruk lagi terhadap rakyat. Kami dedahkan ini kepada dunia agar dunia bersimpati dengan keadaan rakyat di Malaysia. Kami belum merdeka dari penjajahan baru Umno dan BN.




Kejadian ini berlaku pagi tadi di negeri Perak. Malaysia..

Respons topik ini di FB...

Syed Azahar

Adakah kuali nak kata bontot belanga itu hitam. Sesiapa saja yang mengikut ajaran syaitan akan melakukan kerosakan dimuka bumi, mengadu domba sesama kita, itukan pekerjaan syaitan. Tapi di Ramadhan yg mulia ini syaitan dirantai, maka tampaklah nafsu yang tidak dirantai menzahirkan isi hati mereka. Hubungan dua hala perlukan mekanisme tersendiri ... Read Morebagi menjayakannya. Apakah semua orang malaysia menganiayai orang indon? Apakah orang indon yg disini alim alim belaka tidak melakukan jenayah disini. Semuanya keburukan dan adu domba adalah pekerjaan syaitan, Apa tidak ada yang tahu membjernihkan suasana? Janganlah kerana satu dua hal sudah mahu mengeruhkan suasana dan melupakan segala kebaikan yg berlaku antara dua negara.
38 minutes ago ·
Syed Azahar

Adakah lebih mulia membunuh rakyat sendiri, contohnya kekejaman yang dilakukan pada rakyat aceh, bagaimana nak dikira dosa itu? apakah itu ajaran belanda yang juga telah menjajah indon. NORDIN MAT TOP TIDAK WUJUD LAGI, MACAM OSAMA BEN LADEN. HANYA FIKIRAN YAHUDI SAJA YG SUKA MENGADA2KAN CERITA UNTUK MENGADU DOMBA KITA SESAMA SAUDARA
32 minutes ago ·

Mohd Nor Amin
sukungg..
9 minutes ago ·

Mustapa Mansor

sdr syed..kita perlu open dan meneliti satu persatu dakta kenapa rakyat Indonesia marah..Apakah salah jika mereka marah jika bagi mereka (persepsi mereka) mereka ditindas? Bagi saya soal negara, bangsa, adat dan segala macamnya harus punya asas iaitu Islam. Jika benar negara kita menzalimi rakyat Indonesia, haram kita menyokong negar kita sebab ... Read Moreukuran kita bukan geografi tapi aqidah yg merentasi semua sempadan. Nilai islam adalah universal.Tapi oleh kerana Pm dan ramia pemimpin kita tidak fahm Islam dan menolak Islam maka inilah akibatnya..sila rujuk blog saya..!!
2 seconds ago ·

Mustapa Mansor

saya juga tidak setuju dalam hal kes-kes tertentu tapi yg patut menjawabnya ialah PM kita! saya ingin menyatakan pendirian dan pendirian seseorang adalah hak seseorang..saya yakin rakyat Indonesia jg ada hak maka..silakan!!! Tapi hak tersebut mesti berasas bukan hanya fitnah atau hanya sedap mulut kita sahaja..Soal adu domba tidak timbul kerana ... Read Moresemuanya terbuka di media. Jika Malaysia rasa tidak buat apa yg didakwa maka..buktikanlah..Begitu jg dgn Indonesia. Oleh Menteri Luar kena cekap lah..jangan tidur dan enjoy dgn jawatan shj..Ini amanah rakyat..
2 seconds ago ·

Monday, August 31, 2009

MERDEKA YANG BELUM MERDEKA..?

IKRAR: (Ikatan Kebajikan Rakyat). Badan bebas dan non partisan. Fokus kepada nasib dan kebajikan rakyat.


31 OGOS

Seharian saya merenung apakah yang bakal saya jawab jika anak cucu bertanya soal Merdeka?. Apatah lagi jika ketika itu otak sudah tidak sekuat sekarang untuk berhujah dengan mereka. Atau ketika itu bukan saya lagi yang menjawabnya kerana sudah di bumi. Maka saya kira ada baiknya saya tuangkan dalam blog ini dengan harapan mereka dapat membacanya nanti. Yang lebih penting mereka faham bahawa neneknya pada waktu ini masih belum mengecapi hakikat kemerdekaan. Neneknya masih disimbah air dan ditembak dengan gas pemedih mata untuk menyatakan penderian dan mendesak agar ISA yang zalim dimansuhkan. Neneknya disumbat ke lokap ketika demo meminta agar jangan naikkan harga petrol. Neneknya dikejar dan diintip oleh spy. Neneknya digertak dan tiugut oleh pemimpin UBN agar tidak meneruskan kerja menyedarkan rakyat. Neneknya dihina oleh kerabat dan warga UMNO yang sesat. Nneknya dikatakan khianat kepada Melayu kerana berkawan dengan orang China dan India. Neneknya hanya mendengar berita dari satu sumber media yang dikuasai UBN siang dan malam. Neneknya tidak boleh berbicara mengikut fikirannya tetapi harus ikut apa yang UBN sediakan. Neneknya mendengar khutbah di masjid dari penulis khutbah yang korup. Neneknya hanya boleh melihat kebodohan pemimpinUBN beraksi dan diarahkan bertepuk tangan. Neneknya boleh melihat kelibat pemimpin UBN merampas negeri seenaknya mereka dari tangan pemimpin yang dipilih rakyat. Neneknya hanya menyaksikan kezaliman di depan mata dan dipaksa tutup mulut. Neneknya diprovokasi dengan adegan perkauman agar bangun melompat untuk menjadi bangkai. Neneknya disuruh jadi dungu dan duduk diam sambil berarak melaungkan "Merdeka" tapi neneknya tidak mahu dan tidak akan mahu sekalipun dipaksakan. Ayuh mari kita lihat bersama:


1. Pada tahun ini (2009 ) minda kita masih belum merdeka. Kita masih dibelenggu, dikurung dan dipaksa untuk berfikir mengikut acuan UBN. Rakyat yang merdeka seharusnya bebas berfikir dan diberi hak kebebasan untuk berfikir. Kebebasan ini apabila dikekang maka wujudlah penentangan yang amat kuat dari dalam sehingga ke tulang sum-sum. Semakin hari semakin kuat membesar dan melebar. Yang akhirnya gelombang penentangan ini menjadi arus yang terpadu dan berkuasa mencipta tenaga melebihi kekuatan atom.

2. Pemerintah UBN dengan segala upaya yang ada akan menciptakan apa sahaja bagi memastikan tenaga penentangan dapat terus dikekang dan jika boleh dipadamkan dari bumi ini. Sudah pasti persediaan untuk berdepan dengan kuasa rakyat bukan suatu yang mudah lalu jentera kerajaan digunakan sepenuhnya sekalipun ianya bercanggah dengan nilai-nilai murni bernegara. Bagi mereka rakyat yang menentang pengaruh kuasa mereka dianggap khianat dan layak dihukum dengan apa cara sekalipun. Walaupun rakyat ini terdiri dari mereka yang berjuang untuk nasib dan kebajikan rakyat.

3. Kenapa saya katakan belum merdeka kerana asas kemerdekaan tersebut adalah dari jiwa, fikiran dan emosi. Secara fizikal betul orang Inggeris sudah tiada tetapi produk mereka dan agenda penjajah masih terus dipertahankan oleh UBN. Lebih parah lagi semua dibungkus dengan rapi disebalik retorik petriotisme di hari kemerdekaan. Rakyat diajak berhimpun dan berarak untuk meraikannya dengan mendapat liputan secara ekslusif di semua media UBN. Pamerkan kepada rakyat kononnya rakyat sudah merdeka. Pembohongan ini sama seperti yang telah dilakukan oleh penjajah dulu dengan memberi upah kepada para pengkhianat negara (orang politik yang berkepentingan samada dalam bentuk kuasa, harta dan tahta).


4. Jika ditinjau dari sudut sejarah Islam, sudah tentu kemerdekaan ini adalah sebuah simbul betapa berjayanya barat memusnahkan rasa izzah (BANGGA) umat yang pernah pada suatu ketika dahulu punya Khilafah yang 2/3 bumi ini dibawah pengawasannya. Cuma sayangnya Tanah Melayu, Indonesia dan negara Asean sekarang tidak dapat merasakan nikmat berada di bawah Khilafah Islamiah kerana tidak kesampaian hajat. Tetapi usaha awal menghantar para duat yang juga tajir telah berlaku ketika itu. Para tajir muslim dari Arab, India dan China telah memberi kesan langsung berkembangnya Islam di nusantara. Setelah kejatuhan Khilafah Islamiah maka negara-negara terpencar di Asia Barat dan Asia Timur ini diragut dan dirobek-robek oleh kuasa besar samada dari barat atau timur. Kelemahan ini amat menyedihkan dan dengan bangganya kuasa besar memberi konsep baru iaitu "Merdeka" setelah segala hasil mahsul bumi ini dicuri, dirampas oleh mereka. Istilah merdeka bikinan ini diwaktu yang sama menenggelamkan jatidiri umat yang hebat sehingga ke tahap hamba. Mereka dibuli ada yang puluhan dan ada yang ratusan tahun sehingga berotakkan gaya hamba.Tanah Melayu dan Indonesia yang hanya menerima percikan Khilafah Islamiah tidak sama seperti beberapa negara arab di Asia Barat. Sudah pasti seharusnya negara arab terlebih dahulu respons dengan perubahan kembali ke Islam. Tidak terjadi begitu, lalu negara seperti Saudi, lebih terpikat dengan sistem beraja yang dikuasai oleh kerabat Diraja. Iraq, Syria, Libya dan beberapa negara ini dikuasai oleh barat dan pengaruh aliran faham sosialis diamalkan oleh kalangan elit politik yang sudah lemah praktis Islamnya berkuasa.<br />Lalu inilah juga yang berlaku di Tanah Melayu. Pada tahun 1957, Merdeka dicapai oleh gabungan perjuangan agama dan golongan petriotik tulin berbagai kaum. Namun yang muncul hanya tokoh nasionalis elit yang dekat dengan penjajah sahaja di kedepankan. Pejuang yang berteraskan Islam hanya golongan serpihan sahaja sehingga rakyat tidak mengenali mereka sebagai pejuang untuk negara. Jika ada catatannya pun terlalu kecil..

5. Atas dasar inilah puak nasionalis klaim merekalah yang telah berjuang untuk mendapatkan kemerdekaan sehingga membolot segala apa yang boleh atas keistimewaan ini. Faham ini berlanjutan dari satu tahap ke satu tahap sehingga ianya menjadi darah daging dan seperti menganggap negara ini mereka yang punya. Selama 52 tahun selepas merdeka mereka masih tetap mempunyai paradigma yang sama sekalipun rakyat telah memberi alamat yang jelas pada tahun 2008 untuk menolak UBN dan memerdekakan dari belenggu UBN. Maka rakyat dengan antusias menunggu PRU 13 sebagai hukuman terakhir kepada UBN dan merdekakan Malaysia dari penjajhan UBN. Inilah sahaja jalan yang ada. Merdeka dari UBN adalah sebuah solusi untuk rakyat Malaysia menyedut udara kebebasan, integriti diri dan makna Merdeka yang sebenarnya.

Saturday, August 29, 2009

Merdeka..Merdeka..Merdeka..!!......31 Ogos 1957

IKRAR: (Ikatan Kebajikan Rakyat). Badan bebas dan non partisan. Fokus kepada nasib dan kebajikan rakyat.

30-9-09

Terima kasih Allah kerana mengizinkan aku lahir di bumi Malaysia sehingga aku mendengar laungan merdeka setiap tahun sejak 40 tahun lalu. Cuma semakin hari laungan itu semakin lenyap dan merendah. Aku patut salahkan siapa? Atau aku sendiri yang salah?..Dari sudut hati yang jauh, aku sejak mula baligh sudah mula merasakan ada sesuatu yang tidak sealiran dengan konsep merdeka. Apatah lagi ketika merangkak umur ke remaja dan dewasa. Ada sesuatu yang berkembang dalam jiwa ku sejak ibu, bapak, guru dan nenek ku menceritakan sejarah Mereka. Masa itu bulu rume meremang kegamuman kepada kisah para pahlawan awal sehingga kita dapat Mereka dari Inggeris.

Beza sedikit dengan Indonesia dari segi mendapatkan kemerdekaan dari Belanda, kerana Malaysia Merdeka melalui jalur diplomatik pemimpin Malaysia ketika itu yang terdiri dari semua bangsa. Melayu, China dan India bersama dalam kehendak ini. Begitu juga dari segi parti, semua parti mahukan kemerdekaan. Jadi yang membuat kita kurang selesa hanyalah perselisihan faham kecil antara kaum dan diapi-apikan noleh segelintir kita pada masa itu. Sehingga terjadi peristiwa hitam pada 13 Mei 1969 yang bukan sahaja merugikan Malaysia bahkan seluruh rakyatnya.

Sekarang perselisihan kaum sudah tidak ada lagi sekalipun ada beberapa golongan NGO Melayu yang menginginkannya demi kekuasaan semata-mata. Tapi idea mereka ditolak oleh sebahagian besar rakyat Malaysia. Jadi Malaysia tidak tergugat dengan provokasi seperti ini. Semoga harapan rakyat wujud mejadi realiti dan dapat merasakan lagi ruh kemerdekaan sebenar di bumi Malaysia.

Merdeka bagi anak remaja dan dewasa yang pro rakyat?

Isunya selesai dan dianggap Merdeka jika gabungan suara rakyat dapat mengalahkan para elit politik UMNO yang sudah menjadikan jawatan mereka sebagai bursa. KOnsep inilah yang perlu difahami, dibina dan dihayati sehingga akhirnya rakyat berjaya Merdeka dari UBN. Masanya akan tiba..!!!

Konsep kemerdekaan menurut Islam?

widget


Sunday, August 16, 2009

HARI KEMERDEKAAN INDONESIA...SELAMAT DAN SUKSES!!

HR9808@IKRAR - adalah wadah bebas bukan partisan yang memfokus kepada kebajikan rakyat.
Singkatan;IKRAR (Ikatan Kebajikan Rakyat)


Hampir lebih sepuluh tahun saya berulang alik Malaysia - Indonesia setiap bulan. Terasa Indonesia seperti negara sendiri apatah lagi jika ditinjau latar belakang keluarga ibu dari keturunan Bugis, Sulawesi dan ayah campuran Arab Jamalullail. Diperkuatkan lagi perasaan itu pada tahun 2000 setelah nikah dengan orang Bandung. Memang perasaan itu kuat sekali bahkan ketika saya mengajar anak saya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia "Indonesia Raya" meremang bulu rume dibuatnya. Ya inilah kekuatan hubungan kekeluargaan,aqidah dan silaturahim. Jauh dari hati saya dengan mengucapkan terima kasih kepada Indonesia kerana memberi sesuatu yang sangat istimewa buat saya:

Selepas hiruk pikuk reformasi di Malaysia pada tahun 1998-1999, saya dengan penuh sedar bahawa saya perlu mencari rezqi di luar dari Malaysia. Saya tidak menyesali apa yang telah saya perjuangkan bersama teman-teman di Kg. Baru KL kerana saya tahu bahawa saya perjuangkan dengan ikhlas dan benar. Kami menuntut keadilan dari kerajaan Malaysia terhadap Anwar Ibrahim dan beberapa teman lain yang ditahan di bawah ISA. Saya bukan orang politik tetapi saya menolak cara begitu kerana sangat tidak manusiawi. Tanpa dibicarakan terus disumbat ke dalam penjara selama beberapa tahun. Saya juga bukan orang Anwar dalam ertikata dekat dalam kancah politik beliau tetapi saya dan beberapa teman lain adalah bekas pelajar dari salah sebuah sekolah asuhan Anwar (Institut Masriyah Bukit Mertajam 1980-1982). Bagi saya jasa Anwar dalam membina pemikiran dari segi kesedaran hidup Islam dan bernegara amat besar. Semoga Allah membalasnya dengan kebaikan di dunia dan akhirat.

Mungkin kerana faktur ini, saya dan teman-teman dari basis ini tidak akan sanggup menderhaka kepada guru kami berbeza dengan beberapa ahli politik yang dibina Anwar, akhirnya ada yang menjadi pengkhianat kepada beliau.Saya masih teringat dengan beberapa orang diantara mereka yang bersama mundar mandir pada masa itu melaungkan Reformasi dijalan..tetapi sekarang mereka sudah melupakannya. Mereka bersama UMNO dan menggigit dari belakang. Saya tidak nafikan kegigihan mereka yang pernah bersama merancang demonstrasi di KL dan ada yang dikenakan tahan ISA tetapi akhirnya mereka tidak dapat bertahan dengan ujian perjuangan. Pernah satu ketika setelah diadakan perhimpunan besar-besaran tidak jauh dari padang di sebelah rumah saya di Sentul, polis datang ke rumah mengambil kenyataan. Anak saya Amin (yang sekarang sudah berumur 14 tahun) agak hairan dan bertanya kepada pegawai polis kenapa dia datang ke rumah? Ya anak kecil bagaimanapun ia ingin tahu kenapa dan pada masa itu dia menemani saya sehingga tertidur di sebelah saya. Selama beberapa minggu saya terpaksa berulang alik ke balai polis Sentul sehingga beberapa pegawai di situ menjadi teman. Di sebelah rumah tiba-tiba wujud stall penjual burger bagi mendapat info apa yang saya lakukan. Saya sedar hal ini dan setelah saya pindah stallnya juga ghaib..Menurut beberapa informasi nama saya sudah tersenarai ISA..cuma menunggu masa sahaja..

Alhamdulillah, Allah berikan saya idea dan saya pilih bumi Indonesia untuk menumpang seketika. Bumi Indonesia telah memberi saya kesempatan bernafas lega dari dikejar-kejar polisi Malaysia. Bukan kerana kami teroris tetapi kerana kami mahukan keadilan buat guru kami dan rakyat Malaysia. Dalam kesibukan harian, saya sempat juga mengumpul bahan-bahan sehingga dapat saya terbitkan sebuah buku pada masa itu "Rakyat Menuntut Keadilan". Saya ke Indonesia bukan kerana saya takut dimuat ke penjara tetapi saya lebih yakin dengan keluar saya punya waktu untuk belajar tentang hidup dengan mereka yang lebih arif. Ini juga dianjurkan oleh quran..Alhamdulillah...

Terima kasih Indonesia kerana dari sini saya dapat mengembangkan kreativiti dan inovasi sebagai seorang manusia merdeka. Manusia yang dapat melihat, mendengar, merasa dan berfikir dengan benar. Idea bernegara dan bagaimana memajukan negara saya dapat dari sini. Saya dapat melihatnya dengan mata betapa Indonesia makin maju dari tahap ke tahap dengan penuh gaya. Sukar untuk saya bayangkan bagaimana jika saya tidak berkesempatan berada di Indonesia dan tidak mengenali teman-teman setia di sini? Pasti saya masih buta tentang hidup bernegara dan berdemokrasi. Pasti saya tuli dengan apa itu kebebasan media? Oh ..terima kasih Indonesia!!

Selama di Indonesia, saya belajar tentang erti takut dan berani. Melihat anak-anak kecil berlari menjual apa sahaja di persimpangan jalan atau di lampu merah membuat hati saya insaf akan betapa manusia perlukan kreativiti untuk hidup. Melihat anak-anak muda memenuhi ruang masjid ketika akhir 10 Ramadhan, hati hanyut dengan harapan masa depan Indonesia yang gemilang. Bergabung bersama pengajian ibu di majlis ta'lim ribuan orang setiap minggu, hati terasa sayu betapa jauhnya suasana ini dari Malaysia. Mendengar dan melihat berita dari media di Indonesia bagaikan disekolah semula tentang betapa pentingnya rakyat mendapat informasi yang real. Berbincang dengan pimpinan partai atau tokoh masyarakat memberi pencerahan baru dalam fikiran dan wacana. Inilah sekolah yang telah mendewasakan saya. Bapa mertua dan ibu mertua yang berkemampuan juga memberi bantuan yang sangat besar sehingga di saat kelam ada sedikit cahaya buat mencerahkan cahaya kehidupan..Terima kasih sekali lagi Indonesia.

Pujian ini bukan bermakna saya menjelikkan Malaysia keseluruhannya tetapi saya kepingin sekali agar pemerintah Malaysia mahu menyedari bahawa mereka wajib berubah. Berubah menurut kehendak kebenaran dan mengutamakan kebajikan rakyat. Di Indonesia semua pemimpin bisa bicara seadanya dan rakyat bisa memberi pandangan terbuka demi kebaikan untuk semua. Politik petriotisma lebih diutamakan dari politik marah. balas dendam dan lepas geram sehingga suasana bernegara menjadi terkawal. Ini saya belajar dari Indonesia dan saya harapkan Malaysia juga akan ke arah itu. !!

Sedutan dari blog Pak Anwar..

Semoga Indonesia Terus Maju Dan Sukses!

Secara peribadi, saya gembira dan turut bersyukur kerana Indonesia kini semakin disegani bukan saja dari aspek kemajuan ekonomi, bahkan sebagai model negara majoriti umat Islam yang demokratik dan bermaruah.

Semoga ikatan silaturahmi antara saudara-saudara di Indonesia dan warga Malaysia terus mekar dan bertambah akrab dari sudut ekonomi dan manusiawi.

Bersempena dengan sambutan ulangtahun kemerdekaan yang ke-64 esok, saya mendoakan Indonesia terus maju dan sukses.

ANWAR IBRAHIM

HR9808: Hari ini kami di Malaysia sedang berusaha untuk memenangkan lagi satu lagi pemilu di Permatang Pasir .Pulau Pinang. Semoga sukses dan tolong doakan kami agar kemerdekaan sebenar di bumi Malaysia akan kami kecapi..!!!








HR9808: Jangan dicemari hari Kemerdekaan ini dengan hal yang merugikan moral ...!! Sila ambil perhatian desakan FOKMA di bawah..!!!

Pernyataan Sikap FOKMA terhadap Kedatangan Inul Daratista pada Acara HUT RI, 17 Agustus 2009 di Wisma Duta, Kuala Lumpur

Minggu, 16/08/2009 16:28 WIB

Pernyataan Sikap Forum Komunikasi Muslimah Indonesia di Malaysia (FOKMA) Terhadap Kedatangan Inul Daratista pada Acara Peringatan Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2009 di Wisma Duta, Kuala Lumpur


Mencermati undangan dari KBRI pada hari Jum'at, 7 Agustus 2009, yang terkait dengan kedatangan Inul Daratista untuk menghibur masyarakat Indonesia pada peringatan hari kemerdekaan RI di Wisma Duta, Kuala Lumpur pada tanggal 17 Agustus nanti. Forum Komunikasi Muslimah Indonesia di Malaysia (FOKMA) merasa perlu untuk mengutarakan sikapnya atas dasar kepedulian terhadap nilai-nilai moral masyarakat Indonesia di Malaysia.

Demokrasi memang memberikan ruang bagi munculnya semua ekspresi, baik yang positif maupun negatif. Namun kami memandang bahwa demokrasi Indonesia harus dibangun di atas pemikiran publik yang berpegang pada nilai moral bangsa, bukan keinginan dan kepentingan bisnis hiburan semata, apalagi kepentingan yang dapat merusak moral masyarakat.

Oleh karena itu, Forum Komunikasi Muslimah Indonesia di Malaysia (FOKMA) dengan ini menyatakan sikap sebagai berikut:

Pornoaksi adalah kemaksiatan yang merusak moral dan tidak dibenarkan oleh nilai budaya dan agama yang dianut oleh sebagian masyarakat Indonesia. Kemudian menghadirkan penyanyi yang terkenal karena gerakan pornoaksi adalah sebuah "pencemaran ruang publik".

Kami sangat menentang kehadiran Inul di perhelatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang seperti biasanya hanya akan mengumbar aurat dan gerakan erotis untuk menghindari hal-hal yang merusak moral publik.

Salah satu tugas pemerintah adalah menjaga kekokohan moral bangsa, karena itu kami mendesak KBRI agar menjadi bagian terdepan dalam menghindari perilaku pornoaksi dengan membatalkan kehadiran Inul.

Mengajak seluruh warga Indonesia di Malaysia agar peduli dengan masalah moral bangsa, serta menjaga diri, keluarga dan masyarakat dari kemaksiatan pornoaksi tersebut.


Kuala Lumpur, 14 Agustus 2009

Istya Widiastuti, S.Pd

HR9808: Mari kita hormati bersama!! (Malaysia dan Indonesia adalah serumpun).

Friday, July 31, 2009

SELAMAT DATANG BULAN MERDEKA...

HR9808@IKRAR - adalah wadah bebas bukan partisan yang memfokus kepada kebajikan rakyat.
Singkatan;IKRAR (Ikatan Kebajikan Rakyat)

"REFORMIS BUKAN HANYA GELARAN ATAU PEJUANG YANG BERJUANG KERANA MENGHARAPKANNYA!"

1 OGOS

Sempena kehadiran bulan merdeka di negara bertetangga Malaysia dan Indonesia mari kita renung kembali hakikat kemerdekaan itu sendiri. 17 Ogos buat Indonesia dan 31 Ogos buat Malaysia amat bermakna sekali kerana kemerdekaan yang diperoleh dari penjajah bukan gratis tetapi mereka yang terdahulu telah membayarnya dengan darah merah yang mengalir atas bumi ini sehingga penjajah meninggalkan kita. Mungkin ada sedikit perbezaan dari cara kedua negara tetapi hakikatnya sama iaitu darah merah. Keberanian mereka yang terdahulu masih kekal dalam warna merah tersebut dan semoga ianya kekal sampai kapanpun sekalipun yang menjadi pemerintahnya ada berbagai macam warna.

Sdr, nikmat merdeka pada hari ini adalah sebuah proses panjang yang jika diteliti sampai hari ini ianya masih melalui tahapan proses tersebut. Merdeka secara harfiah mungkin saja telah berlaku tetapi hakikatnya masih jauh. Mungkin inilah yang mahu kita bahaskan bersama. Semoga ada kebaikan darinya:

1. Betul kita telah menghalau fizikal penjajah dari bumi kita (Malaysia dan Indonesia) tetapi apakah dari aspek lain kita telah bebas merdeka? Saya akan lebih memfokus ke Malaysia kerana saya kira Malaysia kondisinya lebih parah dari Indonesia dari aspek kebebasan bersuara. Yang sebenarnya masih belum merdeka. ISA masih kekal sama seperti di zaman penajajah dahulu bahkan ada beberapa aspek penderaan sekarang jauh lebih canggih sesuai dengan peredaran zaman. Jadi apa sebenarnya yang merdeka? Esuk rakyat dari seluruh Malaysia datang berdemonstrasi di KL hanya semata-mata mahu menuntut sebuah kemerdekaan hukum dan undang-undang. BN sebagai pengganti penjajah terus menerus mempertahankan akta zalim sampai saat ini tanpa merasa malu dan hina. Jadi wajar saja rakyat mengatakan bahawa apa bezanya penjajah berkulit putih dengan penjajah berhidung kemek?

2. Penjajah mengajar amalan rasuah kepada para raja Melayu sehingga sekarang amalan itu masih menjadi ulam lazat pemerintah bagi menjahanamkan kepentingan rakyat terbanyak. Negara tergadai, maruah rakyat dijual beli, kebodohan merembet sampai ke dalam istana tidak dipeduli asalkan masih berkuasa. Apakah ini makna merdeka? Mari kita tepuk dahi berkali-kali sehingga ada sesuatu yang kita perolehi atau kita akan pening sepanjang hari.

3. Budi pekerti yang merdeka seharusnya bukan hanya dibentuk oleh media peninggalan penjajah. Tetapi relitinya itulah hidangan paling lazat yang dihadam oleh rakyat merdeka sehingga kata-katanya mirip dengan doremon dari katun Jepun. Bahkan menjadi tren yang kren ala rambut yang seratus peratus meniru dari watak-watak katun di kaca TV. Apakah ini merdeka?

4. Akal merdeka seharusnya bebas memberi pandangan, berinovasi, berkreasi dan berinprovisasi dalam semua aspek demi sebuah kemajuan kemanusiaan. Realitinya tidak. Semakin maju dan global maka semakin tinggi kadar kematian akibat bunuh diri atau dibunuh orang lain. Berita bunuh dan aniaya jika dibiarkan bisa memenuhi ruang koran serta media negara merdeka. Jadi di mana merdekanya?

Jika mahu diungkap terlalu banyak bahkan kita akan menjadi golongan yang tenggelam dengan istilah merdeka yang semakin hari manusia semakin jauh dari hakikat kemerdekaan. Maka Islam datang sebenarnya adalah untuk memberi pencerahan bahawa hakikat merdeka itu apa sebenarnya? Merdeka paling awal ialah membawa manusia berubudiah lillahi wahdah. Merdeka dari perhambaan selain kepada Allah. Inilah asas merdeka yang ramai di antara kita belum mencapainya. Jika belum berangkat dari sini maka kita selamanya tidak akan mampu merdeka apatah lagi untuk menikmatinya. Ayuh..kita mencari hakikat ini bersama!! Merdeka !!!

Esuk sebenarnya adalah salah satu dari proses kemerdekaan maka pihak pemerintah akan bermati-matian mempertahankannya. Lalu bagaimana,,ya itulah risikonya..jika dulu darah dan sekarang...?? Lori merah..dan air merah...orang merah..

Syed Ibrahim: Cukuplah 49 tahun ISA mengganas
Norlaila Othman
Fri | Jul 31, 09 | 9:43:11 pm MYT
"Pergi jahanam dengan GMI", tajuk berita dari M-Star dan "Umat Islam diharamkan menyertai himpunan jalanan", dari Berita Harian adalah dua bentuk provokasi dan ancaman yang dikeluarkan oleh media arus perdana menjelang Himpunan Aman MANSUH, esok 1 Ogos.

Sesiapa saja yang membaca berita-berita tersebut, terutamanya penduduk Malaysia yang tinggal di kawasan yang tidak mendapat liputan internet, pasti akan merasa kurang selesa untuk hadir ke Kuala Lumpur, Sabtu ini.

Oleh sebab itu, Pengarah Himpunan MANSUH, Syed Ibrahim Syed Noh sekali lagi menegaskan bahawa Gerakan Mansuhkan ISA(GMI) yang mewakili 83 gabungan parti politik dan NGO tetap akan meneruskan perhimpunan tersebut.

Pihak penganjur sentiasa mengambil sikap berjaga-jaga dan faktor keselamatan akan ditingkatkan, agar himpunan tersebut bebas dari sebarang provokasi yang boleh mengganggu dan melibatkan para demonstran.

"Himpunan MANSUH ini adalah satu platform yang disediakan supaya rakyat dapat menyuarakan dan meluahkan rasa tidak puas hati mereka terhadap penggunaan akta tahan tanpa bicara, ISA yang telah menganiaya lebih 17 ribu rakyat malaysia dari pelbagai kaum dan latar belakang.

"Tahun ini, usia ISA masuk 49 tahun, cukuplah setakat itu akta tersebut digunakan ke atas rakyat Malaysia," kata Syed Ibrahim ketika memulakan sidang akhbar di bangunan Pejabat Agung PAS petang semalam.

"Aktiviti GMI bukan bermula semalam. Ianya telah dimulakan sejak tahun 2001 lagi. Pelbagai aktiviti dilakukan untuk memberitahu pemimpin yang sedang berkuasa sekarang bahawa akta tanpa bicara ISA amat zalim kerana ia mencabul hak asasi mangsanya, sepatutnya segera dihentikan penggunaanya.

"Di Malaysia sudah ada terlalu banyak undang-undang yang boleh digunakan terhadap apa juga jenis kesalahan justeru itu, ISA sudah tidak diperlukan lagi kerana akta itu terbukti lebih banyak mendatang mudharat kepada rakyat," tambah Syed Ibrahim lagi.

"Pertubuhan bukan kerajaan seperti PEWARIS dan MAGARAN yang menyokong ISA juga berhak untuk berhimpun walaupun ianya diadakan secara 'kebetulan' pada tarikh dan masa yang sama dengan himpunan MANSUH ISA anjuran GMI.

"Namun, yang amat jelas, himpunan GMI telah dirancang beberapa bulan lebih awal dan pihak jawatankuasa kerja MANSUH telah bertemu dengan pelbagai NGO serta parti politik untuk menerangkan, memberitahu dan memohon sokongan terhadap penganjuran himpunan tersebut.

"GMI telah berkunjung kepejabat Menteri Dalam Negeri, SUHAKAM , Bar Council, Mahasiswa, Persatuan Cina, Hindraf dan parti politik Pakatan Rakyat. Siri ceramah 'roadshow' yang dianjurkan oleh Pemuda Pakatan Rakyat di seluruh negara pula adalah khusus untuk memberitahu orang ramai tentang ISA dan seterusnya memohon sokongan seluruh rakyat Malaysia yang cintakan keadilan dan bencikan kezaliman supaya turun ke Kuala Lumpur untuk sama-sama menyatakan bantahan terhadap akta drakonian itu," kata Pengerusi GMI itu.

"Kami juga telah menyerahkan sepucuk surat pemberitahuan tentang himpunan ini kepada Polis dua hari lepas. GMI memohon, pihak polis turut membantu memudahkan dan melancarkan perjalanan para demonstran di himpunan aman tersebut. Tiada sesiapa, terutamanya dipihak GMI yang mahu berlaku sebarang kejadian yang tidak diingini.

"Berilah sedikit ruang pada rakyat untuk melakukan sesuatu yang menjadi hak mereka iaitu kebebasan berkumpul sepertimana termaktub di Perlembagaan Persekutuan,� demikianlah beliau mengakhiri sidang media tersebut.

Turut hadir di sidang media itu ialah Timbalan Pengarah MANSUH, Kamaruzaman Mohammad Setiausaha Pemuda PAS Pusat, Ustazah Nuridah Ketua Muslimat PAS Pusat, Aiman Athirah, Ketua Penerangan Muslimat PAS Pusat dan Nashita Mohd Noor, Bendahari GMI. _